Inspirasi Spotlight: Serba Tumpuk dari Maima & AM by Anggiasari
By modest.id - Dec 6, 2023
Perhelatan SPOTLIGHT Indonesia yang merupakan agenda rutin persembahan Indonesia Fashion Chamber (IFC) tahun ini diselenggarakan pada 16-18 November 2023, dengan Pos Bloc Jakarta kembali menjadi venue. Spotlight kali ini mengusung tema Culture; Then and Now, merayakan fashion dalam latar belakang budaya Indonesia, langkah yang lebih luas lagi dari pengembangan wastra atau kain daerah.
Spotlight hadir kembali dengan semangat untuk konsisten merayakan kekayaan budaya, wastra dan kerajinan Indonesia, dalam balutan produk fashion. Lebih lanjut, Ali Charisma, National Chairman IFC menyatakan bahwa Spotlight bertujuan untuk mempromosikan Indonesia sebagai sebuah destinasi global untuk produk busana siap pakai berbasis konsep berkelanjutan.
Masih dengan suguhan fashion show, exhibition, instalasi sustainable fashion, talkshow, dan workshop, Spotlight melibatkan lebih dari 100 desainer, jenama, dan institusi pendidikan akan menunjukkan koleksi dengan mengangkat wastra atau inspirasi budaya Indonesia dan konsep sustainability yang mencakup kategori formal wear, casual/street wear, men’s wear, hingga modest wear.
Serba tumpuk dari Maima Indonesia dan AM by Anggiasari
Inspirasi fashion kali ini melihat gaya tumpuk dan bervolume yang masih menjadi andalan tren modest fashion, tentu saja dengan mengolah wastra atau inspirasi wastra Indonesia. Maima Indonesia, brand modest fashion yang konsisten mengaplikasikan teknik dekoratif seperti sulaman, draping, layering, lipat dan tumpuk, mempresentasikan koleksi 'Portrait Of Geranium', dari keindahan foto lama dengan objek bunga dengan warna monochrome yang memiliki nilai estetika tersendiri jika dibandingkan dengan foto berwarna pada umumnya.
Bahan yg digunakan adalah bahan katun, semi katun dan dipadukan dengan kain tenun bulu sabilulungan yang berasal dari daerah tasikmalaya dengan ciri khas akan teksturnya. Pada koleksi ini terdapat 8 looks dengan warna dominan yang digunakan yaitu cream yang dipadukan dengan warna monochrome (black & white). Teknik yang digunakan yaitu digital printing & teknik patch. Menggunakan siluet A & H yang diaplikasikan ke dalam desain maima Ready To Wear.
Sementara AM by Anggiasari menghadirkan koleksi Spring Summer 2024nya, bertajuk JAEA. AM merupakan modest fashion brand yang mengusung konsep sustainable yang salah satu andalannya memanfaatkan teknik recycle. Anggia menggunakan sisa tekstil dari garmen local Indonesia atau produk tekstil yang over stock, reject atau cacat produk. Lalu dikombinasikan dengan bahan yang aman terhadap lingkungan, nyaman pada kulit yang mengandung katun 85 - 100%.
Upcycling dengan menggunakan sisa kain untuk menambah value pada koleksi supaya masih mempunyai daya jual merupakan perpaduan teknik antara koleksi ready to wear yang bermaterial wastra Batik Cirebon dan katun dengan sisa kain yang tidak terpakai. Tidak hanya memberikan penampilan yang keren dan nyaman, namun dapat memberikan perspektif baru dalam hal berpakaian dimana Jaea ingin menampilkan kekayaan indonesia dengan ciri khas dan balutan yang lebih modern dan internasional.