Motif Hawa Rayakan Satu Dekade Lewat “Royal Symphony: A Night of Eternal Divas”

Memasuki usia ke-10 tahun, label modest fashion Indonesia, Motif Hawa, merayakan perjalanan satu dekadenya melalui sebuah perhelatan bertajuk Royal Symphony: A Night of Eternal Divas. Mengusung perpaduan kemegahan simfoni kerajaan dan kekuatan elemen bumi, koleksi anniversary ini hadir sebagai refleksi perjalanan panjang Motif Hawa dalam menghadirkan busana elegan dengan karakter yang kuat dan berkelas.

Mengambil inspirasi dari alam, koleksi ini merangkai berbagai elemen yang tampak kontras, mulai dari kokohnya batu karang, luasnya gurun pasir, hingga lembutnya kelopak mawar, menjadi harmoni desain yang mewah dan feminin. Layaknya sebuah simfoni, seluruh unsur tersebut dipadukan menjadi satu narasi tentang ketangguhan, konsistensi, dan keanggunan yang abadi.

Dalam koleksi spesial ini, Motif Hawa menghadirkan lima babak utama dengan karakter berbeda. The Duchess’ Secret Garden membuka pertunjukan dengan nuansa Renaissance yang dituangkan melalui siluet A-line berstruktur, tekstur floral lace premium, serta palet warna champagne cream, midnight black, dan porcelain blue. Kesan aristokrat modern semakin terasa lewat detail pleated tulle dan bordir artistik yang dikerjakan secara presisi.


Nuansa kemudian bergeser ke koleksi The Parisian Voyage, yang menampilkan karakter perempuan urban modern melalui potongan busana yang lebih chic dan fungsional. Material lace, tulle, brukat, dan bordir khas Motif Hawa dipadukan dengan siluet H-line dan A-line yang ramping namun tetap anggun.

Sementara itu, Whisper of the Dunes membawa atmosfer gurun pasir ke atas runway melalui dominasi earth tones dan outerwear bervolume dengan struktur yang tegas. Koleksi ini menggambarkan sosok perempuan mandiri yang tangguh menghadapi perubahan, namun tetap mempertahankan sisi elegannya.

Sentuhan romantis hadir dalam Empire of Roses, koleksi yang terinspirasi dari kemegahan Ephesus. Teknik bordir mawar vertikal menjadi fokus utama, menciptakan efek tubuh yang lebih jenjang sekaligus menghadirkan nuansa feminin yang berwibawa. Penggunaan brukat lace mewah dan detail floral artistik memperkuat kesan klasik yang tak lekang oleh waktu.

Sebagai penutup, Terra Texture tampil memukau lewat eksplorasi tekstur dan aplikasi mawar 3D di atas material tulle ringan. Dominasi warna nude dan cream menghadirkan kesan lembut dan sophisticated, sekaligus menjadi simbol keseimbangan antara keteguhan karakter dan pesona feminin.


“Sepuluh tahun bukanlah waktu yang singkat, tetapi proses pendewasaan yang penuh pembelajaran. Melalui Royal Symphony, kami tidak hanya merayakan angka, tetapi juga merayakan setiap pribadi tangguh yang tumbuh bersama kami,” ungkap pihak Motif Hawa dalam keterangan resminya.

Sejak berdiri pada 2016, Motif Hawa dikenal konsisten menghadirkan busana modest dengan detail premium dan sentuhan bordir khas yang menjadi identitas brand. Melalui perayaan satu dekade ini, Motif Hawa kembali menegaskan posisinya sebagai label yang menghadirkan kemewahan dalam balutan modest fashion yang elegan dan timeless.

See also:
-- Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MF) 2024 Kembali Hadir, Bersama Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) -- Awesome! 94 Busana Inspirasi Sarung + Ethnic dari Phillip Iswardono -- Pesawatku, Koleksi Wujud Mimpi dan Main Hannie Hananto -- Jenny Tjahyawati x Buccheri akan Tampil di Miami Modest Fashion Week --

Tags

please login to comment.

RELATED NEWS

Karya Keren 12 Desainer, Anak Muda Aceh di Runway MUFFEST+

Karya Keren 12 Desainer, Anak Muda Aceh di Runway MUFFEST+

READ MORE
5 Sekolah Mode Peragakan Koleksi di 23 Fashion District

5 Sekolah Mode Peragakan Koleksi di 23 Fashion District

READ MORE