Meet blu! Aplikasi BCA Digital, Platform Perbankan All-In-One

Dengan integrasi bersama Blibli, blu perkuat ekosistem digital untuk Indonesia

Dalam beberapa tahun terakhir, dengan semakin canggihnya teknologi, gaya hidup dan mobilitas generasi muda pun turut berubah, dimana mereka membutuhkan pendekatan dan pelayanan khusus. Melihat tren ini, BCA Digital hadir sebagai bank tanpa cabang yang lahir sepenuhnya dalam ekosistem digital, dengan misi untuk menyediakan platform perbankan all-in-one yang dapat menjawab berbagai kebutuhan segmen nasabah modern. BCA Digital memulai debutnya sebagai anak perusahaan BCA dengan meluncurkan platform perbankan digital bernama ‘blu’, pada tanggal 2 Juli 2021 yang lalu. 

BCA Digital mewujudkan keseriusannya dalam mengembangkan ekosistem digital di Indonesia dengan meluncurkan aplikasi perbankan digital “blu” sekaligus menggandeng e-commerce Blibli, untuk membentuk sinergi perdana lintas sektor. Kemitraan pertama di Indonesia antara perbankan dan e-commerce ini merupakan strategi memperkuat komitmen keduanya untuk menghadirkan nilai tambah kepada pelanggan. Lebih jauh, langkah ini juga merupakan wujud dukungan BCA Digital dan Blibli terhadap percepatan transformasi ekonomi digital melalui adopsi layanan perbankan digital di Indonesia. 

blu menyediakan berbagai fitur inovatif, seperti pembukaan rekening secara online dan alokasi menabung ke 10 sub-rekening bluSaving yang berbeda, agar nasabah dapat memisahkan pendapatan sesuai dengan pos-pos kebutuhannya. Aplikasi ini dilengkapi dengan fitur bluGether, tabungan yang berfungsi seperti rekening bendahara, serta bluDeposit yang memudahkan nasabah membuka deposito yang bisa di top up.


Sejak diluncurkan, fitur seperti bluSaving dan bluGether telah mendapatkan respon hangat dari nasabah BCA Digital. Dari data yang ada saat ini, setidaknya 26,2% dari total top 5 bluSaving  digunakan untuk alokasi budget belanja, disusul dengan 20,9% nasabah menabung untuk berlibur, 18,5% untuk persiapan dana pensiun, 17,2% untuk pembelian rumah, dan 17% untuk pembelian kado. Sementara penggunaan fitur patungan bluGether terpopuler adalah untuk: patungan liburan bersama (35,4%), pembelian kado (19,9%), tabungan pernikahan dan donasi (15,2%), serta pembelian rumah (14,1%). 

“Kepuasan nasabah merupakan fokus utama kami dalam mengembangkan pelayanan, fitur, dan produk yang kami sajikan. Kami percaya bahwa inovasi perbankan digital tidak berhenti pada kebutuhan finansial saja. Seiring dengan semakin eratnya fungsi bank digital dalam kehidupan sehari-hari, kami ingin punya andil untuk menghadirkan kemudahan dunia digital yang sesungguhnya. Oleh karena itu, di BCA Digital, kami berkomitmen mengembangkan platform yang dapat memenuhi kebutuhan finansial dan non-finansial nasabah, lewat ekosistem digital yang saling terkoneksi,” jelas Lanny Budiati, Direktur Utama BCA Digital. 

Untuk memperluas skala ekosistem digital mumpuni dan berkelanjutan, BCA Digital berkolaborasi dengan partner non-perbankan yang sudah menjadi ahli di bidangnya. Perusahaan e-commerce Blibli akan menjadi partner eksklusif blu yang pertama dalam merealisasikan platform berbasis ekosistem digital ini.Keduanya memiliki kesamaan dalam menjalankan bisnis masing-masing, yaitu selalu memprioritaskan kepuasan pelanggan Customer Satisfaction First dan melayani segmen yang serupa, yaitu generasi modern digital-savvy

Melalui integrasi antara blu dan Blibli, pelanggan dapat merasakan berbagai manfaat di platform Blibli, mulai dari membuka akun rekening bank digital secara mudah hingga melakukan transaksi pembayaran e-commerce. Pelanggan Blibli juga bisa melakukan transaksi secara praktis di aplikasi dengan menggunakan akun digital blu melalui fitur in-app payment ataupun QRIS yang dapat digunakan di luar ekosistem Blibli.

#blubuatbaik

Selain komitmen kolaborasi, BCA Digital juga ingin menjadikan blu sebagai teknologi perbankan yang memberikan dampak positif bagi keberlanjutan bumi. Di tahun 2021 ini, blu menginisiasi kampanye pilot bertemakan #blubuatbaik. Pada kampanye ini, blu dan BCA Digital turun tangan dalam menjaga lingkungan dari ancaman sampah, khususnya sampah plastik, yang merusak ekosistem alam di Indonesia.  

Bersama Kitabisa dan Greeneration Foundation melalui program Ecoranger di Kabupaten Banyuwangi, #blubuatbaik berkomitmen mendukung pemerintah Indonesia mencapai target pengurangan sampah 30% di sumber dan penanganan 70% sampah di hilir pada tahun 2025. Dukungan tersebut berupa penguatan edukasi pengelolaan limbah yang merupakan bagian penting dalam aspek pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. Harapannya, pengelolaan yang lebih baik dapat meningkatkan persentase daur ulang sampah organik dan anorganik, serta mengurangi sampah residu. 

“Dalam konteks perubahan iklim, pengurangan residu yang ditransfer ke TPA akan mengurangi potensi pemanasan global yang disebabkan oleh emisi karbon dioksida ke atmosfer. Oleh karena itu, melalui kerja sama ini, BCA Digital dan blu memiliki target untuk mengurangi emisi karbon hingga 303.000 metrik kilogram karbon dioksida, atau setara dengan pengurangan emisi dari pembakaran BBM sebanyak 30.000 galon,” tambah Lanny. 

Dengan berbagai fitur, layanan, dan kemitraan yang akan terus ditingkatkan, BCA Digital melalui blu mendukung misi pemerintah untuk mewujudkan indeks inklusi keuangan sebesar 90% di tahun 2024. Selama tahun 2021, BCA Digital berencana untuk menjaring setidaknya ratusan ribu nasabah baru yang menikmati layanan aplikasi blu. 

See also:
-- teamLab Future Park, Sebuah Area Edukasi Bermain Digital Pertama Hadir di Jakarta -- Proteksi Jiwa Instan dan Pengembalian Premi 110% dari ALIVE by Generali -- Makin Mudah Kirim Antar Kota dengan GoSend Intercity Delivery -- Aman dan Nyaman Treatment di Rumah dengan Aplikasi Beauty On-Demand MirrorMe --

Tags

please login to comment.

RELATED NEWS

Pengalaman Memotret yang Tak Tertandingi dengan Fujifilm X-Pro3

Pengalaman Memotret yang Tak Tertandingi dengan Fujifilm X-Pro3

READ MORE
Samsung A52/A72 dengan Water and Dust Resistance!

Samsung A52/A72 dengan Water and Dust Resistance!

READ MORE