Koffie Tins Eksklusif Roemah Koffie, Berlatar Budaya Indonesia
By modest.id - May 19, 2025Roemah Koffie hadirkan rasa dan kisah warisan budaya Indonesia melalui Koffie Tins di World of Coffee 2025
Indonesia sebagai salah satu negara produsen kopi terbesar dunia selayaknya memiliki industri, cerita, karakter, dan budaya kopi sendiri yang bisa dibanggakan, dan tidak hanya menjadi pasar. Posisi ini kini bisa terlihat di mata dunia, melalui ajang internasional World of Coffee (WOC) Jakarta, yang berlangsung pada 15 - 17 Mei 2025.
Roemah Koffie, brand kopi premium asal Indonesia juga berpartisipasi sebagai Platinum Sponsor dalam event ini, sebuah komitmen dan langkah strategis Roemah Koffie untuk memperkenalkan kekayaan rasa, budaya, dan kisah kopi Indonesia kepada dunia.
Sebagai roastery dan coffee shop yang berkantor pusat di Gading Serpong, Roemah Koffie memiliki misi untuk menyajikan pelayanan dan produk terbaik bagi para pelanggannya, baik secara B2B maupun B2C. Selain itu, Roemah Koffie juga memiliki pusat edukasi kopi profesional yang siap mencetak sumber daya manusia terampil di industri kopi.
Sejak berdiri, Roemah Koffie berekspansi masif dengan membuka jaringan outlet di lokasi-lokasi premium. Setelah sukses membuka outlet pertamanya di Carstensz Mall Gading Serpong, Roemah Koffie membuka tiga outlet baru sekaligus di awal tahun 2025 ini. Lokasi outlet baru tersebut diantaranya berada di S8 Tower Gading Serpong, Puri Indah Mall 2 Jakarta Barat, dan Gunawarman Jakarta Selatan. Tak sampai di situ, Roemah Koffie juga masih akan membuka outlet baru di PIK 2 pada pertengahan tahun.
Felix TJ, CEO Roemah Koffie, menyatakan bahwa ekspansi ini adalah sebuah langkah awal. “Ekspansi bisnis kami merupakan langkah awal untuk membawa kopi Indonesia dikenal oleh masyarakat internasional, dan tentunya partisipasi di WOC 2025 ini mengokohkan posisi kami sebagai duta kopi yang tak hanya menghadirkan rasa autentik tetapi juga memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia”.
Tandai Era Baru Kopi Lokal Premium
Di WOC Jakarta 2025, Roemah Koffie memperkenalkan inovasi produk terbaru bernama Koffie Tins. Koffie Tins merupakan produk biji kopi premium dan autentik dalam kemasan kaleng eksklusif. Sebagai bagian dari upayanya untuk membawa budaya Indonesia ke dunia internasional, Roemah Koffie memberikan sentuhan khas budaya lokal pada setiap varian Koffie Tins.
Seremoni perilisan Koffie Tins dilakukan oleh jajaran manajemen Roemah Koffie serta sejumlah diplomat Indonesia. Setiap varian diberi nama lagu-lagu daerah Indonesia. Tiga varian pertama yang akan diluncurkan adalah Rambadia, Anak Daro, dan Tondiku, yang semuanya menghadirkan keautentikan rasa kopi dari Sumatra. Rambadia mengusung semangat kebersamaan, kesejahteraan, dan harmoni dalam kehidupan. Anak Daro mengangkat kisah legendaris dari Minangkabau. Anak Daro menggambarkan rasa manis dan hangatnya sebuah kasih sayang. Tondiku menampilkan kekayaan alam dan tradisi dari tanah Batak. Seperti aromanya, Tondiku, memberikan nuansa kehangatan dalam keluarga serta gambaran keharmonisan kehidupan masyarakatnya.
Rambadia: Strategi Pertama Roemah Koffie Kenalkan Kopi Indonesia ke Pasar Internasional
Rambadia, menjadi produk yang menginspirasi kampanye utama Roemah Koffie. Rambadia adalah lagu daerah masyarakat Batak yang menjadi representasi nilai harmoni, persatuan, kebersamaan, keterhubungan antar manusia, dan kesejahteraan. Sedangkan, secara harfiah, lagu ini mengisahkan perkenalan antara 2 orang Batak, yang kemudian saling bertegur sapa dan menjalin keakraban.
Kopi Rambadia menggunakan biji kopi premium yang berasal dari dataran tinggi Kabupaten Bener Meriah, Gayo, Aceh. Wilayah Gayo terkenal sebagai salah satu kawasan penghasil kopi terbaik di dunia. Kopi ini menawarkan cita rasa yang bold dan berkarakter.
Tidak hanya soal cita rasanya saja, kopi ini juga mewakili keindahan alam Aceh yang subur dan kaya akan sejarah. Untuk memperkuat nilai budaya dalam setiap sajiannya, desain kemasan Rambadia dilengkapi dengan motif kain Ulos, yang merupakan simbol kasih sayang, kebersamaan, dan doa dalam budaya Batak. Melalui kemasan yang menggabungkan unsur budaya Indonesia ini, Roemah Koffie menyuguhkan kopi berkualitas tinggi, serta menceritakan kisah kebersamaan dan warisan budaya yang mendalam.
Dalam upaya menghadirkan pengalaman immersive multisensory yang berkesan, Roemah Koffie membawa instalasi Giant Koffie Tins yang bisa dimasuki oleh para pengunjung. Instalasi ini merupakan kolaborasi Roemah Koffie dengan Sembilan Matahari, studio digital experiences dan immersive exhibitions yang berbasis di Bandung. Di dalamnya, Roemah Koffie menghadirkan audio visual yang mendalam tentang budaya masyarakat Sumatra Utara, lanskap pertanian Gayo, serta keistimewaan dari kopi Rambadia itu sendiri.
Di Event WOC kali ini, Roemah Koffie juga berkolaborasi dengan Edward Hutabarat, desainer dan ikon budaya Indonesia. Beliau berpartisipasi dalam menciptakan booth yang kaya akan warisan budaya Indonesia, seperti Ulos autentik dari Sumatra Utara, artefak bersejarah, serta dekorasi khas Nusantara lainnya.
Tiga varian Koffie Tins terbaru yang baru saja diluncurkan ini bisa didapatkan dengan paket spesial selama WOC berlangsung. Roemah Koffie menawarkan promo bundling pembelian 3 Koffie Tins seharga Rp1.500.000 (sementara harga normalnya mencapai Rp639.000 per tin.
Roemah Koffie meyakini bahwa kopi adalah medium untuk menghubungkan manusia, budaya, dan cerita dari berbagai penjuru dunia. Melalui partisipasi di WOC Jakarta 2025 dan peluncuran Koffie Tins, Roemah Koffie memperkuat misinya untuk mengangkat budaya Indonesia ke kancah global, sekaligus siap mendominasi pasar kopi premium lokal.
See also:
--
Iftar Serentak Buttonscarves di 21 Kota & Perkenalkan 'Hold Me Bag' --
Perempuan Berdaya, Perempuan Pencipta Perubahan --
Kahf Luncurkan DECODE: Ekosistem Grooming Berbasis Sains dan AI untuk Pria Indonesia --
Hadir Kembali, Event Hybrid Sustainable Muslim Fashion ISEF 2021 --