Green Ramadan; Kurangi Sampah, Pilih Kemasan Gift yang Sustainable

The Body Shop® Green Ramadan terus ajak berbagi kebaikan kepada yang tercinta, sesama, dan juga semesta

Memaknai kebiasaan berbagi yang lebih luas, The Body Shop® Indonesia hadir dengan sebuah kampanye bertajuk Share More Kindness with The Body Shop® Green Ramadan. Selain berbagi hadiah, kado, kepada orang-orang terdekat, luaskan kesempatan kita melakukan kebaikan di bulan suci ini dengan berkontribusi pada alam dan sesama. 

The Body Shop® Indonesia yang dikenal sebagai sustainable beauty brand hadir dengan berbagai pilihan gift yang lebih personal dalam paket Create Your Own Gift, yang dikemas dari bahan yang bisa dipakai berulang, juga tentunya produk-produk yang terbuat bahan dasar dan kemasan yang sustainable. Selain itu kita juga diajak untuk bersama-sama membangun Green Library di Makassar, Kupang dan Lombok, agar semakin banyak anak Indonesia yang mendapatkan akses membaca buku dan meningkatkan literasi. Perpustakaan ini dilengkapi dengan recycled furniture yang berasal dari kemasan kosong yang konsumen The Body Shop® kembalikan melalui program Bring Back Our Bottles dalam kerangka kampanye #KerenTanpaNyampah.  

“Di momen yang spesial ini kami ingin mengajak Anda untuk memaknai sebuah istilah ‘The Gifts that Keep on Giving’.  Makna dari sebuah hadiah bukan hanya dari bentuk fisiknya, namun bagaimana mengartikan makna hadiah itu secara lebih mendalam, yaitu memberi kebahagiaan, bantuan untuk meraih mimpi, dan juga terus berkontribusi terhadap semesta dengan terus menjaga keberlanjutannya. Dengan pilihan gift yang sustainable dan dukungan kita semua untuk meningkatkan literasi serta membangun Green Library, Ramadan tahun ini lebih spesial maknanya karena kita bisa berbagi kebaikan bukan hanya kepada keluarga dan sahabat tercinta, tetapi juga kepada sesama dan semesta”, jelas Aryo Widiwardhono, CEO The Body Shop® Indonesia. 

Berdasarkan hasil survei konsumen global yang dirilis oleh Roland Berger and Potloc berturut-turut pada tahun 2020 dan 2021, konsumen menginginkan produk yang memberikan value for money dan juga kualitas serta durabilitas yang lebih. Selain itu produk serta kemasan yang lebih sustainable dan ramah lingkungan juga menjadi top of mind mereka. Oleh karena itu The Body Shop® sebagai salah satu brand kecantikan terkemuka di Indonesia selalu memperhatikan kualitas produk-produk yang  ditawarkan kepada konsumen. Inisiatif dalam menjaga keberlanjutan terhadap lingkungan juga terus didorong, baik dari langkah-langkah yang dilakukan dalam mengurangi limbah dan polusi sampah plastik sekali pakai, hingga ajakan kepada konsumen dan masyarakat luas untuk selalu peduli dengan kelestarian lingkungan.


Berbicara lebih lanjut dalam sesi talk show di acara ini,  Ratu Ommaya, Head of Values, Community, dan PR The Body Shop® Indonesia menjelaskan, “The Body Shop® kembali menghadirkan gift yang isinya dapat dipersonalisasi sesuai dengan kebutuhan orang-orang yang kita cintai,  dan menandakan bahwa kita tahu apa yang mereka suka. Tentu saja di tahun ini kami juga hadir dengan kemasan gift yang sustainable. Dimana semua bahannya dapat digunakan kembali, terlihat lebih cantik dan juga menjadi partisipasi aktif kita dalam melestarikan alam semesta.”

“Koleksi gift kami tersedia mulai dari harga Rp. 79.000  hingga Rp. 1.239.000 dan dapat dibeli di store terdekat, melalui whatsapp, website, dan mobile app. Untuk kartu ucapan pun kali ini telah kami sediakan secara khusus. Kartu ucapan ini terdapat bibit tanaman di dalamnya sehingga bisa ditanam. Jadi, tidak ada kemasan yang terbuang menjadi sampah”, lanjut Ratu Ommaya. 

Gift dan kartu ucapan yang ramah lingkungan ini dipersembahkan sebagai bagian dari usaha mengurangi sampah plastik sekali pakai, terutama dalam konteks volume sampah plastik yang dihasilkan selama bulan Ramadan yang jumlahnya meningkat setiap tahunnya. Menurut data yang dirilis oleh Greenpeace di tahun 2019, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mencatat jumlah sampah plastik selama Ramadan rata-rata meningkat 4% setiap tahunnya. Besarnya volume sampah plastik menjadi beban bagi lingkungan mengingat tingkat daur ulang yang sangat rendah yakni hanya 9 persen secara global. Maka timbunan sampah plastik pun berpotensi terus meningkat. Berdasarkan tren historis, timbunan sampah plastik kumulatif global diperkirakan akan mencapai lebih dari 25.000 juta metrik ton pada tahun 2050.

See also:
-- Ini 3 Koleksi Kami Raya 2025; Wrapped in Blessings -- Yanti Adeni Gelar Show Tunggal Pertama 'Bloom In Fantasy' -- Blue City of Ramadhan di Central Park -- ZAP Clinic Sambut Lebaran dengan Kolaborasi Bersama Habib Jafar & Selebriti Cantik Tanah Air --

Tags

please login to comment.

RELATED NEWS

Beragam Konten, Sama-Sama di Tiktok

Beragam Konten, Sama-Sama di Tiktok

READ MORE
Gerai Baru Modest Lifestyle Zyta Delia di Pondok Indah Mall

Gerai Baru Modest Lifestyle Zyta Delia di Pondok Indah Mall

READ MORE